Menu

Belajar di Prime Mobile lebih HOTS (Higher Order Thingking Skill)

Kecakapan menggali dan menemukan informasi menjadi keterampilan yang perlu dikuasai oleh para siswa. Keterampilan menemukan informasi ditunjukkan dengan kemampuan mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan, kemampuan mengakses dan menemukan infromasi, serta kemampuan mengevaluasi informasi dan memafaatkannya  secara efektif dan etis. Jika pada pendidikan formal, semua kecakapan itu dijabarkan dalam silabus yang menjadi acuan guru di dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam bentuk RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran).

Pada Kurikulum Pendidikan 2013 juga demikian, pada RPP yang dibuat guru harus memunculkan dan meng-insert kegiatan pembelajaran yang mengajak anak untuk berlomba-lomba  mampu berpikir tingkat tinggi. Kurikulum 2013 menuntut siswa dan guru untuk melaksanakan pembelajaran sampai bisa/mampu membuat desain, mampu memprediksi dan mampu memperkirakan. Ini dapat disebut kemampuan metakognitif !. Kemampuan metakognitif hanyalah salah satu dari kemampuan tingkat tinggi. Selain metakognitif juga ada kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif. Kemampuan seperti itu dapat di singkat HOTS yaitu Higher Order Thingking Skill (Kemampuan berpikir Tingkat Tinggi)

Kompetensi HOTS  (Higher Order Thingking Skill – Kemampuan berpikir Tingkat Tinggi )  berupa : kemampuan berpikir kritis, logis,kreatif, dan metakognitif. Kompetensi ini  membutuhkan kompetensi level 3 yaitu Analisa, Sintesa, dan Evaluasi. Sekedar kita ingatkan bahwa kompetensi yang dibutuhkan siswa sekolah secara lengkap adalah kompetensi : Ingatan (C1), Pemahaman (C2), Aplikasi (C3), Analisa (C4), Sintesa (C5), dan Evaluasi (C6).

Nah, HOTS (Higher Order Thingking Skill – Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi ) membutuhkan kompetensi level 3 dari C4 s.d. C6 yang bisa dijabarkan sebagai berikut :

  1. C4 (analisa) – siswa diharapkan mampu berpikir dlm spesifikasi konteks tertentu
  2. C5 (sintesa) – siswa diharapkan mampu berpikir dan membangun gagasan dari beberapa ide
  3. C6 (evaluasi) – siswa diharapkan mampu mengambil keputusan berdasarkan fakta dan informasi yang ada

Ini semua ada di Prime Mobile !

Konsep belajar di Prime Mobile tidak lepas dari konsep pengajaran (Didaktik – Metodik), bahwa siswa musti dikenalkan juga dengan teori dasar. Ini penting karena membaca dan memahami teori merupakan pijakan awal untuk menuju kompetensi lanjutan yang lebih tinggi. Belajar teori dasar dengan membuka – klik – teori yang ada di Prime Mobile akan memudahkan mempelajari soal yang ada.

Soal-soal yang ada di Prime Mobile, telah disusun sedemikian rupa dari setiap sub bab yang ada. Salah satunya dengan adanya pembobotan soal yakni soal Mudah, Sedang, dan Sulit. Jika di sekolah formal, siswa terbiasa komposisi bobot soal adalah seperti kurva normal (20-25% Mudah, 50-55 % Sedang, 20-25 % Sulit).

Namun di Prime Mobile, para siswa akan dipacu sedemikian rupa untuk kemampuan level 3 dinaikkan. Komposisi soal yang ada di Prime Mobile menjadi 20% Mudah, 40% Sedang, 40% Sulit. Prime Mobile mengajak para siswa untuk memacu diri agar kemampuan berpikir tingkat tinggi ditingkatkan. Ini sejalan dengan konsep HOTS ( Higher Order Thing Skill ) pada implementasi pengajaran di Kurikulum 2013 yang saat  ini terus di-eksplore dan dilakukan revisi beberapa kali.

Jadi, belajar Prime Mobile pasti lebih HOTS ( Higher Order Thing Skill ), pasti mampu berpikir tingkat tinggi…

Prime Mobie, Membuat Kamu Juara !

Yogyakarta, 5 Juni 2017

Pemerhati Pendidikan

Drs. Supriyadi, M.M.

No comments

Tinggalkan Balasan